يَاأَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
1. Marilah kita senatiasa memperkuat iman kita serta meningkatkan ketaqwaan kepada Allah SWT.
a. Dengan melaksanakan perintah-perintahnya serta menjauhi larangannya.
b. Diantaranya dengan melaksanakan ibadah puasa, seperti yang kita lakukan di bulan ramadhan saat ini.
2. bulan ramadhan adalah bulan yang mulia, pada bulan inilah
a. Al-qur’an diturunkan,
b. Pada bulan ini pula Allah membuka pintu surga-Nya , menutup pintu neraka dan membleggu syaiton
c. Allah melipatgandakan balasan amal kebajikan
d. Dikabulkannya do’a
e. Allah memberikan rahmat, maghfirah-Nya
f. Terutama dibulan inilah ada satu malam yang kebaikannya melebihi 1000 bulan, yaitu malama “laylatul qadar”
Terjadi pada 1/3 terakhir di bulan ramadhan
Dikhususkan pada malam-malam ganjil
Ada hadits rasul yang menerangkan malam ke 27/29
3. Jikalau kita dapat melaksanakan pusa di bulan ramadhan ini dengan “benar” (yakni tidak sekedar menahan makan, minum serta menjauhi hal-hal yang membatalkan puasa. Akan tetapi kita mampu menjaga anggota tubuh kita serta perasaan dan fikiran kita dari hal-hal yang tidak dibenarkan oleh Allah), tentunya sangat banyak manfaat yang akan kita dapatkan, diantaranya :
b. Semakin mengenal akan kenikmatan yang dikaruniakan Allah (terutama saat berbuka)
للصائم فرحتان يفرحهما: إذا أفطر فرح بفطره، وإذا لقي ربه فرح بصومه
(orang yang berpuasa memiliki dua kegembiraan : jika berbuka ia bergembira dengan bukanya, dan ketika berjumpa dengan Tuhannya ia bergembira dengan puasanya)
c. Merasa lebih tenteram ( karena dapat mengendalikan nafsu atau emosi )d. Semakin meningkat kebaikan-kebaikannya (amal shalehnya)
كل عمل ابن آدم يضاعف، الحسنة بعشر أمثالها إلى سبعمائة ضعف، قال الله عز وجل: إلا الصوم فإنه لي وأنا أجزي به
( setiap amal manusia akan dilipatgandakan Allah Pahalanya, satu kebaikan akan dibalas sepuluh kali lipat sampai tujuh ratus kali lipat. Allah 'Azza wajalla berfirman : kecuali puasa karena puasa otu milik saya dan saya yang akan menentukan pahalanya)
e. Bertambah cinta dan dekat pada Al-qur’an. Terlebih karena bulan ini adalah bulan dimana Al-Quran diturunkan.
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِي أُنْزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ
( Bulan puasa adalah bulan dimana Al-Qur'an diturunkan )
Al-qur’an sebagai petunjuk bagi manusia ( mari kita baca, fahami dan dimalkan dalam kehidupan nyata. kenyataan yang ada baru pada taraf membaca belum sampai pengamalannya. Oleh karena itu Al-quran belum belum berfungsi sebagaiman fungsinya)
Al-qur’an akan memberi syafaat bagi pembacanya (iqroul qur’ana fainnahu ya’ti yaumal qiyamati syafi’an liash-habihi)
4. Suatu hal yang tidak kalah pentingnya di bulan ramadhan ini adalah menyempurnakan puasa kita dengan membayar zakat fitrah, (shoumu ramadlon mu’allaqun bainassamai wal ardhi wala turfa’u illa bizakatil fitri). Kewajiban zakat bagi setiap muslim baik dewasa maupun anak-anak, masing-masing satu sha’ (2,5 Kg) dari makanan pokok pada suatu daerah. Zakat fitrah ini boleh dibayarkan secara ta’jil ( mulai awal ramadhan ) dan menjadi wajib pembayarannya ketika malam lebaran sampai sebelum imam turun dari mimbar. Zakat fitrah ini sasarannya adalah untuk membantu kebutuhan makan bagi yang tidak mampu, khususnya pada hari raya idul fitri. Berbeda dengan zakat mal yang memiliki jangkauan lebih luas, yaitu untuk membina perekonomian ummat Islam. Marilah kita salurkan zakat kita melalui ‘amil (panitia) agar dapat didistribusikan secara tepat pada mustahik zakat.
5. Semoga puasa yang kita lakukan mampu membentuk kepribadian kita menjadi muttaqin, diampuni dosa-dosa kita, dikabulkan doa kita. Dan semoga amal perbuatan kita diterima Allah sebagai amal sholeh. Amin yarobbal alamiin.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar